NATIONAL SPIRIT WITH GLOBAL FLAVOR

July 31st, 2007

 INDONESIA

Halo Indonesia?
Pernahkah kita menyadari betapa “kuat”nya kata INDONESIA?
Seperti kuatnya kekayaan yang kita miliki jika diberdayakan.

Sudahkah kita menyadari peran penting kita menggalinya buat kebanggaan bangsa kita?
Sesekali kita bicara soal republik ini kan gak serem ya…
Karena siapa lagi kalo bukan kita yang melakukannya

17 Agustus sebentar lagi…
Seperti dua tahun lalu ketika pertamakali muncul bumper sticker „The Only One I Love, INDONESIA“ Kini idenya bertambah jadi „Together in One, Indonesia“ dan „What You Have Been Done for Indonesia“. Semuanya dipersembahkan untuk kebanggaan kita pada Indonesia dan mengajak semua ikut serta. Stickernya gratis, tapi limited edition… Barangkali ada funding yang mau cetak dalam jumlah banyak dan buat dibagikan secara Cuma-cuma… Aduhai sekali… (Tapi jangan beli barang bajakan di International Departure Airport Ngurah Rai) Dengan desain yang sama, persis, blek! Mereka adalah mentalitas yang harus kita lawan. Mau kampanye nasionalisme kok dibajak…Harusnya tidak dijual.

OLEH OLEH DARI HK!

July 29th, 2007

Hong Kong Logos

Apa istimewanya perjalanan ke sebuah tempat selain mengalami perbedaan ruang dan waktu sehingga kebaruan adalah apa yang belum pernah dilihat dan dirasakan sebelumnya ?

Banyak yang bertanya apa oleh-oleh dari Hong Kong (HK) ? Tadinya saya akan menyimpan saja semua ‘oleh-oleh’ itu. Namun atas desakan beberapa kawan supaya dikeluarkan ‘oleh-oleh’ yang unik saja.

Pengalaman kreatif. Adalah semua hal yang terutama dari apapun yang saya dapat. Bukan kaos I Love HK, Wing Wah’s cakes dengan kemasan buatan biro desain ‘top’ HK Kan and Lau, merchandise Alan Chan, jalan-jalan di Soho atau menerobos HK tunnel dibawah laut.

Creative sparkling, telah terasa ketika malam itu pesawat akan mendarat dengan gemerlap berjuta cahaya lampu kepulauan HK dibawah sana. Seketika tiba-tiba teringat keuntungan “memahami” saat Kan Tai Keung di Bali mempresentasikan karya-karya grafis spektakulernya yang sunyi di keramaian HK tanah airnya. Tai Keung saat hadir di Bali adalah sebuah alert bagi perjalanan saya sebagai seorang desainer grafis dan pekerja kreatif. Penggaliannya di kedalaman menemukan sunyi dan mempersembahkannya dengan segala kerendahan hati. Lalu teringat pula dongeng Ika tentang dinamika HK, eksplorasi berkarya dan penghargaan terhadap karya seperti yang nampak dalam pencapaian karya fashionnya selama bermukim di HK. Keduanya adalah desainer dan seniman sejati yang menjadi inspirasi dalam mencari. Keduanya berhasil meniupkan roh budayanya sebagai identitas karya. Dan jauh sebelum mereka adalah ayahanda sendiri bercerita bagaimana HK adalah naga yang tak pernah terlelap.

HK sleep please

Apa yang sebenarnya saya “pahami” ketika “menyimak” pembicaraan orang-orang yang mengenalkan HK pada saya lewat cerita? Saya merasa telah mengenal HK sebelum saya ada disana.

Ketika pesawat mendarat dan pertamakali menginjakan kaki di bumi HK tak ada sedikit juga perasaan asing. Tak ada penjemput tak ada guiding yang jelas harus menuju kemana tapi tak membuat rasa takut dan khawatir. Seperti telah ada disana sebelumnya.

Yang berjejal di kepala adalah visual dan visual; Huruf latin berbaur dengan aksara Cina, kepak ekor naga, etos kerja, orang-orang yang khusuk dengan tujuannya sendiri, rasa percaya diri, passion, dinamika manusia juga kota dan gambaran rasa cemburu serta mempertanyakan nasib bangsa yang coba dibunuh lalu jadikan motivasi. Semua itu dipertegas dengan mengalami hari-hari disana.

HK Dynamic steps

Drawing Book kecil yang saya bawa dipenuhi coretan-coretan emosional saling berganti dengan laptop butut saya yang legend itu untuk mengupload gambar dari kamera digital, mendesain dan merekayasa gambar. Dorongan berkarya begitu dahsyat tak kenal lelah mengalahkan pengalaman berada di tempat manapun yang sebelumnya pernah didatangi. Apakah ini kekuatan dragon ketika mengucap salam selamat datang? Teman saya Sugi mempertegas, Inggris pun telah kepincut HK semenjak dulu kala. Jadi kekuatan macam apa yang dimilikinya ?

HK Go home

Dan Oleh-olehnya adalah karya visual yang jika dikumpulkan hampir berjumlah 100 buah. Saya sendiri tidak percaya tapi ini adalah kejadian yang sesungguhnya. Saya lebih senang menyebutnya sebagai visual study. Hal lain diluar itu adalah gagasan-gagasan yang belum sempat dituangkan serta semangat membangun kesetaraan. Hmm….

HK queue

Sedikit menjelaskan beberapa gambar yang saya hadirkan sebagai “oleh-oleh” : HK buat saya sangat tipografis, ada puluhan study saya menggambarkan tipografis HK ala saya. Naga, naga dan naga adalah dominasi yang tidak saya habis pikir. Ia hadir begitu saja dengan berbagai ekspresi. Dinamika HK tergambar dalam cahaya neon yang bertebar sepanjang malam . Setiap malam fisik ingin memejam namun jiwa larut dalam irama kota yang tak pernah mati. Akhirnya, yang saya yakini adalah bagaimana jika kesempatan ini diberikan kepada banyak orang kita? Mungkinkah kekuatan dahsyatnya dapat menggerakan sesuatu yang mampu mengeksplorasi berjuta kekayaan Nusantara untuk identitas dan kebanggaan ?. Selamat “memahami”

Note : Jangan takut, kekuatan imajinasi toh juga bisa membuat kita berada dimana saja sesuai mau kita untuk memperoleh apa yang kita mau. Tapi… I’ll be back. Cause HK loves me.

HK loves me

ANTI TRAVEL WARNING CAMPAIGN

July 24th, 2007

Kita juga bisa melawan-kesemena-menaan-travel warning ke Indonesia.
Ini karya bumper sticker cerdik yang didistribusikan secara cuma-cuma sebagai campaign anti travel warning.
Ayo buat kreatifitas lain yang unik tapi mengena.

ANti Travel Warning