rss search

CELEBR8TH. SEMANGAT 8 TAHUN PERJALANAN WARTAJAZZ

line CELEBR8TH. SEMANGAT 8 TAHUN PERJALANAN WARTAJAZZ

“Bukan seberapa banyak yang kita punya tapi seberapa besar yang bisa kita bagi” EcoDezign

Ingin saya tambahkan: “Bukan Seberapa lama, tapi seberapa bernilai”


Wartajazz, situs penyedia informasi dan berita jazz Indonesia dan mancanegara dari Indonesia memasuki usianya ke 8 pada 8-08-2008. Syukuran dan perayaannya yang sederhana di café Au Lait Cikini Jakarta yang dihadiri simpatisan Wartajazz sekaligus penyuka dan pengiat musik jazz di Indonesia terasa sangat akrab dan mengharukan. Model aktifitas hobby yang dikerjakan dengan tekun melalui dunia maya ini dimulai dengan sangat sederhana dan minim biaya. Adalah Agus Setiawan, Aji Wartono dan Ceto Mundiarso dengan beberapa tim lain memulainya dengan membuat newsletter berjudul wartajazz yang merupakan media komunikasi Masyarakat Jazz Yogyakarta (MJY) yang sempat terbit 4 edisi (Edisi terakhir tahun 1998 persis sesaat sebelum krisis moneter melanda Indonesia) dan akhirnya vakum dan mati. Setelahnya ketiga orang diatas bersepakat membangun e-zine jazz Indonesia bernama Wartajazz yang dikelola bersama secara online dari Jakarta dan Yogyakarta. Sejarah selengkapnya lihat disini. Kesungguhan mengerjakan dan membangun jejaring melalui komunitas menempatkan Wartajazz menjadi portal Jazz dari Indonesia yang terkemuka.

Dalam 8 tahun perjalanannya, Wartajazz bukan saja menyimpan database dan mampu menggali peta musik jazz tanah air namun memiliki “harta karun” bernilai yang siap dibagi kepada khalayak sebagai referensi bermutu dan terkini untuk musik jazz. Daftar penting harta karun yang disimpan Wartajazz diantaranya berupa:

  1. Data digital untuk photo dan lagu mp3 yang tersimpan dalam Harddisk masing-masing berkapasitas 1 Terrabytes, 1 harddisk 2 Terrabytes dan 15 Harddisk berbagai ukuran dari 60 Gb, 80 Gb, 120Gb, 160Gb, 250Gb.
  2. Kurang lebih 12.500 Album Jazz dari berbagai belahan dunia, dan semuanya dikirim oleh Musisi/perusahaan Rekaman, Wartajazz tidak pernah membeli album namun selalu
  3. Memiliki jaringan 75 Radio mulai dari Aceh sampai Papua yang bermitra dengan Wartajazz dengan berbagai bentuk kerjasama (supporting program, supporting news, supporting promotion jazz program, radio material distribution). Dalam periode 2005 – 2007 Wartajazz mengelola Program Radio Ardia20 dan mulai Pertengahan 2008 akan ikut serta dalam pengelolaan Management dan Programnya
  4. Menyelenggarakan program SMS Jazz Gratis sejak tahun 2001 (sebelum ada premium SMS 4 digit) dan sampai sekarang masih tetap Gratis dengan kurang lebih 8000 nomor handphone penikmat musik jazz.
  5. Wartajazz menjual CD Jazz Indonesia, beberapa diantaranya bahkan tersedia secara eksklusif (untuk pasar Indonesia) hanya di Wartajazz. CD tersebut antara lain Indra Lesmana, Kayon. Balawan – Balawan (Rekaman Jerman, Acoustic Records), Sri Aksana Sjuman – Joe Rosenberg (Version Two), Podjama-Saraswati, Pata Java (Kolaborasi Djaduk/Kua Etnika dg Pata Masters Jerman), Boi Akih – Lagu-Lagu (rencananya akan dirilis untuk pasar Indonesia tahun ini).
  6. Wartajazz menjadi ticket box beragam acara jazz mulai dari skala konser launching album, individual concert hingga kaliber festival semacam Java Jazz atau Jak Jazz Festival.
  7. Ratusan konser yang dibuat dengan bermitra atau dikelola sendiri
  8. Liputan festival/kegiatan internasional yang dihadiri langsung maupun diliput oleh kontributor diantaranya:
  • North Sea Jazz Festival (Belanda)
  • Montreux Jazz Festival (Swiss)
  • Galapa Jazz Festval (Galapagar, Spanyol)
  • Summer Jazz Festival, Krannet Center University of Illinois at Urbana Champaign (Illinois, USA)
  • Chicago Blues Festival (Chicago, USA)
  • Chicago Cultural Centre, USA
  • Mosaic Music Festival (Singapura)
  • Bansko Jazz Festival (Hungaria)
  • Sarawak Rainforest World Music Festival (Malaysia)
  • Calle 54 (Spanyol)
  • Alkantara Festival (Sicilia, Italia)
  • Hot Summer Jazz Festival, (St-Paul, USA)
  • Ambasciata della Republica di Indonesia (Roma, Italia)
  • Colorado Summer Music Festival (Colorado Spring, USA)
  • Dutch Jazz Meeting (Rotterdam, Belanda)
  • Royal Conservatory of Music, Toronto, Canada
  • Lincoln Center Outdoor Festival, New York, USA
  • Univ of Wisconsin Summer Jazz, Madison, USA
  • Vancouver Jazz Festival (Kanada)
  • Seminar Enterprenurship untuk Managemen Pertunjukan, atas funding British Council (London, Inggris)
  • Toronto Jazz Festival (Kanada)
  • Montreal (Kanada)

Wartajazz juga merupakan satu-satunya media yang melakukan peliputan Tour keliling 40 negara mendampingi perjalanan Krakatau Band (photo dan tulisan) yang materinya dikirimkan ke seluruh media cetak/online se Indonesia. Kota-kota yang diliput termasuk diantaranya 14 Kota di Kanada dan Amerika Serikat, 6 Negara di Eropa Barat.

Wartajazz memiliki kontributor tetap dan lepas dari berbagai kota dan negara termasuk beberapa diantaranya:

  1. Alfred Ticoalu (Chicago, USA)
  2. Arthur Sailendra (Toronto, Kanada)
  3. Franki Raden Notosudirdjo (Singapore)
  4. GOF Parikesit (Belanda)
  5. Mutia Chaerani (Singapura)
  6. Chico Hindarto, Gamantyo, Frans Sartono, Yusuf Giwangkoro, Dr. Heru Nugroho, Endah Widiastuti, Arko,Pradipto Niwandhono dll.

Yang sedang dan akan dikerjakan

  1. Mulai September 2008, Insya Allah Wartajazz akan ikut mengelola program radio jazz Ardia FM di Yogyakarta. Rencananya radio ini akan dapat dinikmati oleh semua orang diseluruh dunia lewat jalur Streaming.
  2. Bali Jazz Festival ke 2, tanggal 4-5 Desember 2008 disertai beberapa konser terpisah menjelang acara puncak di Pantai Kuta, BALI.
  3. NgayogJazz 2008 tanggal 23 November 2008
  4. Buku Jazz for Beginner
  5. Pameran Fotografi Jazz (kota dan tanggal akan ditentukan)

Menandai perjalanannya yang semakin dinamis di usia yang menuntut kematangan, Wartajazz mengganti logonya pada usianya ke 8 dengan gagasan visual logo yang lebih sederhana dan mature dari Ayip dan diberi aksentuasi dan supervisi Irvan Noe’man dengan kesan harus Otoritatif – karena informasinya selalu AKURAT dan membawa semangat Improvisasi.

Kini Wartajazz bukan hanya situs penyedia informasi atau berita mengenai jazz saja. Ia menjadi mitra sekaligus institusi penting bagi musik jazz Indonesia yang selalu bergerilya dalam aktifitasnya. Passion dan insight para pendirinya memberikan pelajaran kepada kita tentang peran materil yang tak selalu menjadi syarat utama dalam berusaha. Dan mereka membuktikannya: jutaan kata tersimpan di dunia maya, mengelolanya dari mana saja ditengah kesibukan lainnya. Hanya dua hal lagi yang seharusnya telah diraih: mengoptimalkan sisi bisnis untuk kesejahteraan dan peningkatan kebutuhan pengembangan wartajazz dan memiliki versi bahasa Inggris untuk membuatnya lebih luas dalam jaringan dan aksesibilitasnya. Bravo Wartajazz.

Twitter del.icio.us Digg Facebook linked-in Yahoo Buzz StumbleUpon

1 comment

line
  1. SELAMAT, WARTA JAZZ ! Hiduplah dan menghidupi !

    line

Leave a Reply