KESETRUM JOHN HOWKINS DI NUSA DUA
Yang ini kisah “kesetrum” yang asik punya. Pokoknya kaya mimpi aja berjumpa John Howkins di Bali. Bukan soal mendewakan dia tapi soal excited aja. Memangnya siapa sih John Howkins itu ? Nah, untuk menjawabnya kita tengok dulu istilah “Creative Economy” yang 3 tahun belakangan ini demikian ngetopnya di Indonesia dan di belahan dunia lainnya. Istilah “Creative Economy” inilah yang pertamakali diperkenalkan oleh John Howkins. John Howkins adalah tokoh terkemuka global dalam pengembangan ekonomi kreatif, bukunya ‘The Creative Economy: How People Make Money from Ideas” diterbitkan oleh Penguin tahun 2001 dan menjadi buku “best seller”. Creative Economy adalah analisis komprehensif mengenai ekonomi baru berdasarkan creative people, creative industry dan creative city. Jadi, John Howkins itu boleh juga kita sebut sebagai Bapak “Creative Economy”


Melihat presentasinya “Creative Ecology” langsung alias live demikian menyenangkan. Presentasinya dibawakan dengan sangat clear dengan intonasi yang jelas dan terkesan “nyantai”, maklum barangkali “jam terbang”nya sudah kebanyakan. Presentasinya ini ternyata adalah bagian dari isi bukunya teranyar “Creative Ecologies: Where Thinking is a Proper Job” yang akan diterbitkan di musim spring 2009.
John Howkins datang ke Bali untuk menjadi pembicara pada 2nd WIPO (The World Intellectual Property Organization ) on Intelectual Property and the Creative Industries di Nusa Dua 2-3 Desember 2008. Lucky me, bersama Dethu, Marlowe, Sarah dan Sugi bisa turut mendengarkan dan melihat langsung presentasi John Howkins disana. Acara ini bukan hanya menghadirkan John Howkins namun juga para pelaku di industri kreatif dunia untuk sharing soal bisnis industri kreatif dan intellectual property. Dari Bali, Obin pemilik Bin House juga mempresentasikan kisahnya menggeluti kain dan sutera batik hingga kini dibantu sekitar 2500-an pengerajin dan pekerja. Obin-yang mengaku hanya seorang tukang kain, bukan desainer ini- membawakn presentasinya dengan bahasa Inggris yang sangat memukau peserta konferensi.

Melihat langsung John Howkins mempresentasikan buah pikirannya dan bisa menyapa serta berfoto bersama ada perasaan “afdol”, seperti mendapat “restu” untuk berkiprah merealisasikan apa yang diperjuangkan dalam “Creative Economy” termasuk turut mengembangkan komunitas kreatif untuk bersama-sama “make money from ideas”.
4 comments



Selamat ya mas Ayip.. iri deh dengan foto barengnya..saya penggemar Beliau juga..
Sayang saya tidak bisa hadir..
Sukses buat perjuangannya di Bali!
keren,,,,dan setuju bgt “make money from ideas”
di tengah perekonomian yang penuh dengan persaingan global, kita harus memiliki sesuatu yang beda untuk dipasarkan…”ideas”…
saya salah seorang yang terus mengikuti update blog pak Ayip (this blog inspired me)… kalo gak keberatan mampir di blog saya…..
panjikrishna.blogspot.com
Go Creative go….!!!
Hi Ayip,
I am desperately searching for the contact for Ian, the Korean animator that spoke at the same conference. Please can you help me find his contact? thank you.
Rgs, Sarah