rss search

Catatan Ika di BoDW (Business of Design Week) 2011

line Catatan Ika di BoDW (Business of Design Week) 2011

Oleh : Ika Mardiana ditulis kembali oleh Arief “Ayip” Budiman

BoDW (Business of Design Week) Hongkong 2011 yang berlangsung dari 28 November hingga 5 Desember 2011 ini dipenuhi agenda menarik berupa Forum yang menampilkan presenter kelas dunia dari berbagai bidang desain. Karena padatnya agenda dengan tempat berbeda maka tidak mungkin program dapat diikuti semua disebabkan berlangsungnya acara secara parallel. Inilah beberapa agenda yang menarik dari perspektif Ika sebagai seorang fashion desainer:

Warner Sobek, triple zero approach: zero energy consumption, zero emissions and zero waste

Werner Sobek merupakan desainer/arsitek Jerman berpengaruh dengan konsepnya environmentally sustainable architecture. Dengan architect firmnya Warner Sobek Architect ia mengerjakan arsitektur di beberapa kota di dunia. Presentasinya yang menarik di BoDW topiknya “Sketches for the Future – Building Techniques for the 21st Century”, mengenai desain struktural yang berpijak pada konsep sustainability. Sebagaimana ia terapkan dalam karya-karya arsitekturnya, ia membawa ide penciptaan yang responsible ke dalam desainnya dengan menegaskan bahwa kita harus bertanggung jawab untuk generasi berikutnya.

Falsafahnya dalam desain agar kita tidak harus bertanya “how did we use to work and live” tapi “how shall we work and live in the future”. Jawaban untuk pertanyaan ini memerlukan antisipasi tanpa syarat. Arsitektur saat ini dan masa depan harus menunjukkan perbedaan yang radikal. Sesuatu yang positif, dicirikan dengan sikap kita terhadap lingkungan alam, penggunanya dan teknologi yang terkandung di dalamnya.

Dalam presentasinya Warren Sobek menegaskan beberapa hal yang harus dipertimbangkan seorang arsitek ketika mendesain:
~ Meminimalkan volume,
~ Meminimalkan konsumsi
~ Meminimalkan energi
~ Dan akhirnya, ketika bangunan sudah habis usianya dan dihancurkan, maka harus menghasilkan limbah yang minimal bahkan harus mampu dipakai kembali.

Werner Sobek, Arsitek, Stuttgart / Jerman

Arsitek, insinyur dan guru, Werner Sobek adalah pemimpin dalam bidang desain arsitektur yang berkelanjutan dan inovatif. Premisnya yang terkenal adalah “triple zero approach: zero energy consumption, zero emissions and zero waste”. Ia telah menerima banyak penghargaan dan respek di seluruh industri. Sobek juga ahli literatur dalam beberapa bahasa, seorang pendaki gunung Avid dan penggemar sepeda motor yang juga rutin bersepeda di Patagonia. Namun, eco-engineering adalah spesialisasinya.

Dia membantu desain Pudong Shanghai Exhibition Centre di China serta perencanaan menara Nanjing. Ia juga bertanggung jawab untuk membran jendela Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok. Selain mengelola konsultan rekayasa global nya, Sobek telah mengajar di berbagai universitas dari Harvard ke Singapura. Karyanya yang lain yang terkenal konstruksi termasuk “recycleable family home” dekat Stuttgart dan tenda teknologi tinggi untuk Paus Benediktus XVI.

Adrian Van Hooydonk-BMW Group Designworks: Solve & Inspire!

Adrian mempresentasikan visi BMW dengan sangat menarik dan jelas. Kebijakan desain yang menjadi tanggung jawab BMW Group Designworks merupakan keputusan penting menempatkan BMW dalam kekinian dan masa depan manusia. Nilai-nilai yang dikembangkan selain mampu memecahkan masalah juga harus menginspirasi.

Oleh karena itu, pekerjaan mendesain mobil adalah untuk membuat keseimbangan yang tepat antara keindahan dan fungsi. “Jika Anda melihat diri Anda sebagai seorang desainer industrial, maka unsur fungsional adalah penting. Teknologi harus berdampingan dengan desain, dan sebaliknya. Anda harus menawarkan pelanggan teknologi berkualitas tinggi, serta unsur emosional. Kami menyadari bahwa desain harus memenuhi fungsi, memiliki bentuk yang paling indah dengan desain adalah sia-sia jika tidak juga fungsional.

Selama lebih dari 25 tahun, BMW Group Designworks telah menciptakan inovasi penting bukan saja untuk kendaraan, secara menakjubkan divisi ini mengerjakan produk ‘wow’ untuk: Perlengkapan mandi Villeroy & Boch, traktor John Deere, Kereta api Siemens Inspiro, Sepeda Neil Pryde, dll.

BMW Group Designwork bukan saja memecahkan trend dalam desain namun memiliki study yang komperhensif dalam memadukan seni, teknologi dan sustainability.

Adrian van Hooydonk, Senior Vice President, BMW Group Desain / Jerman

Lahir di Belanda pada tahun 1964, Adrian van Hooydonk menerima gelar Master di Desain Industri dari Delft Polytechnic University. Dia kemudian menyelesaikan gelar pasca sarjana di salah satu sekolah terkemuka di industri otomotif desain, Pusat Seni Eropa, di Vevey, Swiss, di mana ia fokus pada desain. Setelah itu, ia bekerja sebagai desainer produk di Belanda dan Italia sebelum pindah ke BMW Group di Munich pada tahun 1992.

Pada tahun 2000, van Hooydonk direkrut sebagai Presiden BMW Designworks Group Amerika Serikat, konsultan desain global yang menawarkan jasa desain strategis untuk BMW dan merek terkemuka lainnya di seluruh dunia. Dia kembali ke München pada tahun 2004 untuk duduki posisi Direktur Design di BMW Mobil. Pada bulan Februari 2009, ia diangkat sebagai Senior Vice President Desain BMW Group, posisi di mana ia bertanggung jawab untuk pengembangan desain merek BMW, Mini dan Rolls-Royce.
Piero Lissoni: “The Human Measure”
Lissoni seorang arsitek yang periang dan humoris. Lahir dan dibesarkan di keluarga yang menekuni teknik dan seni sehingga Ia menjadi seorang arsitek yang serba bisa. Karyanya bukan hanya desain arsitektur tapi juga produk, corporate identity, interior, yacht dan banyak lagi.

Presentasinya tentang human measure dipengaruhi masa lalunya yang mendorongnya seperti membuat jembatan antara seni dan teknik. Human scale menjadi isu penting bagi Lissoni dan setidaknya dalam proses penciptaan akan sangat bergantung pada “human measure-nature measure-artificial measure”. Ukuran-ukuran ini akan menjadi kunci penting dalam kerangka proporsi.

Lissoni mengaku selaku desainer humanistik tidak pernah berpikir untuk mendesain sesuatu yang ikonik. Ia selalu mencoba pendekatan human scale, proyek atau fungsi objek, dan konteksnya. Kita tak mungkin berkarya tanpa pengetahuan, pasar atau klien dan tim kerja. Ia hanya menjadikan pemikirannya sebagai ritual dalam mendesain dengan merasakan dan memahami lalu mengantar kapan dan bagaimana memasuki sesuatu.

Piero Lissoni Pendiri, Lissoni Associati Milano Desain Architettura / Italia

Dengan 30 tahun pengalaman dalam desain, Piero Lissoni adalah salah satu desainer Italia terkemuka saat ini. Selain desainer furnitur terkenal di dunia, ia juga bekerja untuk banyak rumah desain Italia tidak hanya di bidang desain produk tetapi juga image coordinator kampanye komunikasi dan penciptaan ruang pamer.

Salah satu desain Lissoni paling terkenal adalah restorasi dan furnishing Monaco & Grand Canal Hotel di Venice. Ia merancang interior 27m kapal layar dan 50m yacht yang dirancang Luciano Benetton.

Karena prestasi yang luar biasa, pada tahun 2005 nama Lissoni diabadikan di New York Desain Interior Hall of Fame dan telah dua kali memenangkan Elle Decoration Design Award Internasional. Lissoni juga telah dianugerahi Good Design Award oleh The Chicago Athenaeum Museum.

The Bauhaus – Its History and Impact on Contemporary Design

Annemarie Jaeggi, Direktur Bauhaus Archive Museum of Design mempresentasikan posisi Bauhaus yang sangat penting bagi perkembangan desain di Jerman dan dunia. Bauhaus dalam bahasa Jerman artinya “rumah bangunan”, sebuah sekolah yang didirikan pada tahun 1919 di Weimar, Jerman oleh arsitek Walter Gropius. Gagasan sekolah ini lahir dari keinginan di akhir abad ke-19 untuk menyatukan kembali seni terapan dan manufaktur, dan reformasi pendidikan. Gropius membayangkan Bauhaus meliputi totalitas dari semua media artistik, termasuk seni rupa, desain industri, desain grafis, tipografi, desain interior, dan arsitektur.

Bauhaus memiliki dampak besar baik di Eropa dan Amerika Serikat setelah sekolah itu ditutup. Keberadaan Bauhaus menjadi semacam pergerakan budaya yang penting dan mendunia disebabkan ideology yang dibawakannya. Sekolah ini juga terkenal memiliki mentor yang mengabdi dengan totalitas, termasuk seniman Wassily Kandinsky, Josef Albers, László Moholy-Nagy, Paul Klee dan Johannes Itten, arsitek Walter Gropius dan Ludwig Mies van der Rohe, Marcel.

Dalam perkembangannya kemudian Walter Gropius bertemu sejarawan seni Hans Maria Wingler – yang sedang bekerja di Bauhaus adalah salah satu pelopor dalam bidang penelitian. Kedua orang ini berkomunikasi dengan cukup baik dan bersama-sama mereka berhasil dalam mencari dukungan keuangan yang diperlukan sehingga Pada tanggal 5 Mei 1960, organisasi sponsor mendirikan Bauhaus Archive di Darmstadt.

Bauhaus bagi perkembangan desain kontemporer dan industri produk Jerman menjadi sangat penting. Maka inisiatif untuk mendirikan Bauhaus Archive, sebagai lembaga pusat kajian dan mengumpulkan dokumen-dokumen, karya seni dan benda-benda karya Bauhaus harus dikembangkan. Keberadaan Bauhaus Archive yang terutama adalah agar membuat karya-karya dan pemikiran Bauhaus dapat diakses untuk penelitian dan apresiasi masyarakat.

Annemarie Jaeggi, Bauhaus Archive Museum of Design, Germany

Annemarie Jaeggi  adalah direktur wanita pertama di Bauhaus Archive, Annemarie Jaeggi saat ini adalah potret gerakan seni dan arsitektur Jerman, Bauhaus. Selain menjadi kepala museum Berlin sejak tahun 2003, Dr Jaeggi juga seorang sarjana terkemuka, penulis, dan sejarawan seni Jerman.

Ketika ia diangkat, pers Jerman menjuluki sebagai “international as the Bauhaus itself.” Selama bertahun-tahun, Arsip Bauhaus telah mengumpulkan lebih dari 180 pameran dan dipinjamkan lebih dari 700 item untuk ditampilkan di seluruh dunia. Hari ini Bauhaus terus meninggalkan jejak dalam arsitektur serta budaya desain kontemporer dunia dari desain produk rumah tangga dari Ikea dengan logo perusahaan IBM. Dr Jaeggi juga penulis studi analitis budaya industri Jerman yang mengarahkan Bauhaus disebut “Fagus”.

Tulisan ini pertamakali dimuat di www.indonesiakreatif.net

.

Twitter del.icio.us Digg Facebook linked-in Yahoo Buzz StumbleUpon

Leave a Reply