<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ayipbali</title>
	<atom:link href="http://www.ayipbali.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ayipbali.com</link>
	<description>Not life, but good life, is to be chiefly valued</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Dec 2011 01:40:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Catatan Ika di BoDW (Business of Design Week) 2011</title>
		<link>http://www.ayipbali.com/2011/12/27/catatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011/</link>
		<comments>http://www.ayipbali.com/2011/12/27/catatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 01:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayip</dc:creator>
				<category><![CDATA[branding?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayipbali.com/?p=1481</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ika Mardiana ditulis kembali oleh Arief &#8220;Ayip&#8221; Budiman BoDW (Business of Design Week) Hongkong 2011 yang berlangsung dari 28 November hingga 5 Desember 2011 ini dipenuhi agenda menarik berupa Forum yang menampilkan presenter kelas dunia dari berbagai bidang desain. Karena padatnya agenda dengan tempat berbeda maka tidak mungkin program dapat diikuti semua disebabkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Ika Mardiana ditulis kembali oleh Arief &#8220;Ayip&#8221; Budiman</p>
<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/brand-new-germany-di-bisnis-of-design-week-bodw-hong-kong">BoDW (Business of Design Week) Hongkong 2011</a> yang berlangsung dari 28 November hingga 5 Desember 2011 ini dipenuhi  agenda menarik berupa Forum yang menampilkan presenter kelas dunia dari  berbagai bidang desain. Karena padatnya agenda dengan tempat berbeda  maka tidak mungkin program dapat diikuti semua disebabkan berlangsungnya  acara secara parallel. Inilah beberapa agenda yang menarik dari  perspektif Ika sebagai seorang fashion desainer:<br />
<strong><span id="more-1481"></span><br />
Warner Sobek, triple zero approach: zero energy consumption, zero emissions and zero waste</strong></p>
<p>Werner  Sobek merupakan desainer/arsitek Jerman berpengaruh dengan konsepnya  environmentally sustainable architecture. Dengan architect firmnya  Warner Sobek Architect ia mengerjakan arsitektur di beberapa kota di  dunia. Presentasinya yang menarik di BoDW topiknya “Sketches for the  Future &#8211; Building Techniques for the 21st Century”, mengenai desain  struktural yang berpijak pada konsep sustainability. Sebagaimana ia  terapkan dalam karya-karya arsitekturnya, ia membawa ide penciptaan yang  responsible ke dalam desainnya dengan menegaskan bahwa kita harus  bertanggung jawab untuk generasi berikutnya.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/The%20Presentation.jpg" alt="" width="584" height="296" /></p>
<p>Falsafahnya  dalam desain agar kita tidak harus bertanya &#8220;how did we use to work and  live&#8221; tapi &#8220;how shall we work and live in the future&#8221;. Jawaban untuk  pertanyaan ini memerlukan antisipasi tanpa syarat. Arsitektur saat ini  dan masa depan harus menunjukkan perbedaan yang radikal. Sesuatu yang  positif, dicirikan dengan sikap kita terhadap lingkungan alam,  penggunanya dan teknologi yang terkandung di dalamnya.</p>
<p>Dalam presentasinya Warren Sobek menegaskan beberapa hal yang harus dipertimbangkan seorang arsitek ketika mendesain:<br />
~ Meminimalkan volume,<br />
~ Meminimalkan konsumsi<br />
~ Meminimalkan energi<br />
~  Dan akhirnya, ketika bangunan sudah habis usianya dan dihancurkan, maka  harus menghasilkan limbah yang minimal bahkan harus mampu dipakai  kembali.</p>
<p><strong>Werner Sobek</strong>, Arsitek, Stuttgart / Jerman</p>
<p>Arsitek, insinyur dan guru, Werner Sobek adalah pemimpin dalam bidang  desain arsitektur yang berkelanjutan dan inovatif. Premisnya yang  terkenal adalah “triple zero approach: zero energy consumption, zero  emissions and zero waste”. Ia telah menerima banyak penghargaan dan  respek di seluruh industri. Sobek juga ahli literatur dalam beberapa  bahasa, seorang pendaki gunung Avid dan penggemar sepeda motor yang juga  rutin bersepeda di Patagonia. Namun, eco-engineering adalah  spesialisasinya.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Warner%20Sobek.jpg" alt="" width="500" height="280" /></p>
<p>Dia membantu desain Pudong Shanghai Exhibition Centre di China serta  perencanaan menara Nanjing. Ia juga bertanggung jawab untuk membran  jendela Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok. Selain mengelola  konsultan rekayasa global nya, Sobek telah mengajar di berbagai  universitas dari Harvard ke Singapura. Karyanya yang lain yang terkenal  konstruksi termasuk “recycleable family home” dekat Stuttgart dan tenda  teknologi tinggi untuk Paus Benediktus XVI.</p>
<p><strong>Adrian Van Hooydonk-BMW Group Designworks: Solve &amp; Inspire!</strong></p>
<p>Adrian mempresentasikan visi BMW dengan sangat menarik dan jelas.  Kebijakan desain yang menjadi tanggung jawab BMW Group Designworks  merupakan keputusan penting menempatkan BMW dalam kekinian dan masa  depan manusia. Nilai-nilai yang dikembangkan selain mampu memecahkan  masalah juga harus menginspirasi.</p>
<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Artikel%20BMW%20Hooydonk.jpg"><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Artikel%20BMW%20Hooydonk.jpg" alt="" width="563" height="351" /></a></p>
<p>Oleh karena itu, pekerjaan mendesain mobil adalah untuk membuat  keseimbangan yang tepat antara keindahan dan fungsi. &#8220;Jika Anda melihat  diri Anda sebagai seorang desainer industrial, maka unsur fungsional  adalah penting. Teknologi harus berdampingan dengan desain, dan  sebaliknya. Anda harus menawarkan pelanggan teknologi berkualitas  tinggi, serta unsur emosional. Kami menyadari bahwa desain harus  memenuhi fungsi, memiliki bentuk yang paling indah dengan desain adalah  sia-sia jika tidak juga fungsional.</p>
<p>Selama lebih dari 25 tahun,  BMW Group Designworks telah menciptakan inovasi penting bukan saja untuk  kendaraan, secara menakjubkan divisi ini mengerjakan produk ‘wow’  untuk: Perlengkapan mandi Villeroy &amp; Boch, traktor John Deere,  Kereta api Siemens Inspiro, Sepeda Neil Pryde, dll.</p>
<p>BMW Group  Designwork bukan saja memecahkan trend dalam desain namun memiliki study  yang komperhensif dalam memadukan seni, teknologi dan sustainability.</p>
<p><strong>Adrian van Hooydonk</strong>, Senior Vice President, BMW Group Desain / Jerman</p>
<p>Lahir di Belanda pada tahun 1964, Adrian van Hooydonk menerima gelar  Master di Desain Industri dari Delft Polytechnic University. Dia  kemudian menyelesaikan gelar pasca sarjana di salah satu sekolah  terkemuka di industri otomotif desain, Pusat Seni Eropa, di Vevey,  Swiss, di mana ia fokus pada desain. Setelah itu, ia bekerja sebagai  desainer produk di Belanda dan Italia sebelum pindah ke BMW Group di  Munich pada tahun 1992.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Adrian%20Van%20Hooydonk.jpg" alt="" /></p>
<p>Pada tahun 2000, van Hooydonk direkrut sebagai Presiden BMW  Designworks Group Amerika Serikat, konsultan desain global yang  menawarkan jasa desain strategis untuk BMW dan merek terkemuka lainnya  di seluruh dunia. Dia kembali ke München pada tahun 2004 untuk duduki  posisi Direktur Design di BMW Mobil. Pada bulan Februari 2009, ia  diangkat sebagai Senior Vice President Desain BMW Group, posisi di mana  ia bertanggung jawab untuk pengembangan desain merek BMW, Mini dan  Rolls-Royce.<br />
<strong>Piero Lissoni: “The Human Measure&#8221;</strong><br />
Lissoni seorang arsitek yang periang dan humoris. Lahir dan  dibesarkan di keluarga yang menekuni teknik dan seni sehingga Ia menjadi  seorang arsitek yang serba bisa. Karyanya bukan hanya desain arsitektur  tapi juga produk, corporate identity, interior, yacht dan banyak lagi.</p>
<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Lissoni.jpg"><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Lissoni.jpg" alt="" width="585" height="368" /></a></p>
<p>Presentasinya  tentang human measure dipengaruhi masa lalunya yang mendorongnya  seperti membuat jembatan antara seni dan teknik. Human scale menjadi isu  penting bagi Lissoni dan setidaknya dalam proses penciptaan akan sangat  bergantung pada “human measure-nature measure-artificial measure”.  Ukuran-ukuran ini akan menjadi kunci penting dalam kerangka proporsi.</p>
<p>Lissoni  mengaku selaku desainer humanistik tidak pernah berpikir untuk  mendesain sesuatu yang ikonik. Ia selalu mencoba pendekatan human scale,  proyek atau fungsi objek, dan konteksnya. Kita tak mungkin berkarya  tanpa pengetahuan, pasar atau klien dan tim kerja. Ia hanya menjadikan  pemikirannya sebagai ritual dalam mendesain dengan merasakan dan  memahami lalu mengantar kapan dan bagaimana memasuki sesuatu.</p>
<p><strong>Piero Lissoni</strong> Pendiri, Lissoni Associati Milano Desain Architettura / Italia</p>
<p>Dengan 30 tahun pengalaman dalam desain, Piero Lissoni adalah salah  satu desainer Italia terkemuka saat ini. Selain desainer furnitur  terkenal di dunia, ia juga bekerja untuk banyak rumah desain Italia  tidak hanya di bidang desain produk tetapi juga image coordinator  kampanye komunikasi dan penciptaan ruang pamer.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Piero%20Lissoni.jpg" alt="" width="500" height="280" /></p>
<p>Salah satu desain Lissoni paling terkenal adalah restorasi dan  furnishing Monaco &amp; Grand Canal Hotel di Venice. Ia merancang  interior 27m kapal layar dan 50m yacht yang dirancang Luciano Benetton.</p>
<p>Karena  prestasi yang luar biasa, pada tahun 2005 nama Lissoni diabadikan di  New York Desain Interior Hall of Fame dan telah dua kali memenangkan  Elle Decoration Design Award Internasional. Lissoni juga telah  dianugerahi Good Design Award oleh The Chicago Athenaeum Museum.</p>
<p><strong>The Bauhaus – Its History and Impact on Contemporary Design</strong></p>
<p>Annemarie  Jaeggi, Direktur Bauhaus Archive Museum of Design mempresentasikan  posisi Bauhaus yang sangat penting bagi perkembangan desain di Jerman  dan dunia. Bauhaus dalam bahasa Jerman artinya &#8220;rumah bangunan&#8221;, sebuah  sekolah yang didirikan pada tahun 1919 di Weimar, Jerman oleh arsitek  Walter Gropius. Gagasan sekolah ini lahir dari keinginan di akhir abad  ke-19 untuk menyatukan kembali seni terapan dan manufaktur, dan  reformasi pendidikan. Gropius membayangkan Bauhaus meliputi totalitas  dari semua media artistik, termasuk seni rupa, desain industri, desain  grafis, tipografi, desain interior, dan arsitektur.</p>
<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Bauhaus.jpg"><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Bauhaus.jpg" alt="" width="563" height="352" /></a></p>
<p>Bauhaus memiliki dampak besar baik di Eropa dan Amerika Serikat  setelah sekolah itu ditutup. Keberadaan Bauhaus menjadi semacam  pergerakan budaya yang penting dan mendunia disebabkan ideology yang  dibawakannya. Sekolah ini juga terkenal memiliki mentor yang mengabdi  dengan totalitas, termasuk seniman Wassily Kandinsky, Josef Albers,  László Moholy-Nagy, Paul Klee dan Johannes Itten, arsitek Walter Gropius  dan Ludwig Mies van der Rohe, Marcel.</p>
<p>Dalam perkembangannya  kemudian Walter Gropius bertemu sejarawan seni Hans Maria Wingler &#8211; yang  sedang bekerja di Bauhaus adalah salah satu pelopor dalam bidang  penelitian. Kedua orang ini berkomunikasi dengan cukup baik dan  bersama-sama mereka berhasil dalam mencari dukungan keuangan yang  diperlukan sehingga Pada tanggal 5 Mei 1960, organisasi sponsor  mendirikan Bauhaus Archive di Darmstadt.</p>
<p>Bauhaus bagi  perkembangan desain kontemporer dan industri produk Jerman menjadi  sangat penting. Maka inisiatif untuk mendirikan Bauhaus Archive, sebagai  lembaga pusat kajian dan mengumpulkan dokumen-dokumen, karya seni dan  benda-benda karya Bauhaus harus dikembangkan. Keberadaan Bauhaus Archive  yang terutama adalah agar membuat karya-karya dan pemikiran Bauhaus  dapat diakses untuk penelitian dan apresiasi masyarakat.</p>
<p><strong>Annemarie Jaeggi</strong>, Bauhaus Archive Museum of Design, Germany</p>
<p>Annemarie  Jaeggi  adalah direktur wanita pertama di Bauhaus Archive, Annemarie  Jaeggi saat ini adalah potret gerakan seni dan arsitektur Jerman,  Bauhaus. Selain menjadi kepala museum Berlin sejak tahun 2003, Dr Jaeggi  juga seorang sarjana terkemuka, penulis, dan sejarawan seni Jerman.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/Desember%202011/Annemarie%20Jaeggie.jpg" alt="" width="500" height="280" /></p>
<p>Ketika ia diangkat, pers Jerman menjuluki sebagai “international as  the Bauhaus itself.” Selama bertahun-tahun, Arsip Bauhaus telah  mengumpulkan lebih dari 180 pameran dan dipinjamkan lebih dari 700 item  untuk ditampilkan di seluruh dunia. Hari ini Bauhaus terus meninggalkan  jejak dalam arsitektur serta budaya desain kontemporer dunia dari desain  produk rumah tangga dari Ikea dengan logo perusahaan IBM. Dr Jaeggi  juga penulis studi analitis budaya industri Jerman yang mengarahkan  Bauhaus disebut &#8220;Fagus&#8221;.</p>
<p>Tulisan ini pertamakali dimuat di <a title="Catatan Ika di BoDW 2011" href="http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/catatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011" target="_blank">www.indonesiakreatif.net</a></p>
<p>.</p>


<a href="http://twitter.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F" target="_blank" rel="nofollow" title="Twitter"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/twitter.png" alt="Twitter" title="Twitter" /></a>
<a href="http://del.icio.us/post?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F&amp;title=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011" target="_blank" rel="nofollow" title="del.icio.us"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/delicious2.png" alt="del.icio.us" title="del.icio.us" /></a>
<a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F&amp;title=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011" target="_blank" rel="nofollow" title="Digg"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/digg.png" alt="Digg" title="Digg" /></a>
<a href="http://facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F&amp;t=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011" target="_blank" rel="nofollow" title="Facebook"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/facebook.png" alt="Facebook" title="Facebook" /></a>
<a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F&amp;title=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011" target="_blank" rel="nofollow" title="linked-in"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/linkedin.png" alt="linked-in" title="linked-in" /></a>
<a href="http://buzz.yahoo.com/submit?submitUrl=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011&amp;u=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F" target="_blank" rel="nofollow" title="Yahoo Buzz"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/yahoo.png" alt="Yahoo Buzz" title="Yahoo Buzz" /></a>
<a href="http://stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F27%2Fcatatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011%2F&amp;title=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011&amp;newcomment=Catatan+Ika+di+BoDW+%28Business+of+Design+Week%29+2011" target="_blank" rel="nofollow" title="StumbleUpon"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/su.png" alt="StumbleUpon" title="StumbleUpon" /></a>



]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayipbali.com/2011/12/27/catatan-ika-di-bodw-business-of-design-week-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Art, shit &amp; parashit</title>
		<link>http://www.ayipbali.com/2011/12/20/art-shit-parashit/</link>
		<comments>http://www.ayipbali.com/2011/12/20/art-shit-parashit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 06:38:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayipbali.com/?p=1471</guid>
		<description><![CDATA[Menutup tahun 2011, perupa Made Budhiana akan menampilkan karya-karya terkininya dalam pameran tunggal bertajuk Art-shit! Parashit! di Bentara Budaya Bali, Jalan Prof. Ida Bagus Mantra 88 A By Pass Ketewel, 21 Desember 2011-10 Januari 2012 mendatang.  Acara akan dibuka pada Selasa, 20 Desember 2011, Pukul 18.00 Wita. Sebagai perupa yang aktif menggelar berbagai apresiasi seni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menutup tahun 2011, perupa Made Budhiana akan menampilkan karya-karya terkininya dalam pameran tunggal bertajuk Art-shit! Parashit! di Bentara Budaya Bali, Jalan Prof. Ida Bagus Mantra 88 A By Pass Ketewel, 21 Desember 2011-10 Januari 2012 mendatang.  Acara akan dibuka pada Selasa, 20 Desember 2011, Pukul 18.00 Wita.</p>
<p><a href="http://www.ayipbali.com/wp-content/uploads/2011/12/Art-Shit-ParaShit.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-1472" title="Art-Shit-ParaShit" src="http://www.ayipbali.com/wp-content/uploads/2011/12/Art-Shit-ParaShit-630x479.jpg" alt="" width="454" height="345" /></a></p>
<p>Sebagai perupa yang aktif menggelar berbagai apresiasi seni dan dialog-dialog budaya, Made Budhiana mencoba mengetengahkan suatu bentuk seni ‘penyadaran’ berupa ‘pameran proses’. Hal tersebut sangat terkait dengan tajuk pameran kali ini yang merupakan sebentuk keprihatinan atas situasi sosial budaya di tanah air, termasuk fenomena dunia seni rupa yang cenderung terlalu mengedepankan orientasi pasar. Dalam pameran ini, Made Budhiana juga membuka ruang seluas-luasnya bagi upaya kolaborasi bersama para seniman dan pelaku sosial dari berbagai latar, di mana “proses” menjadi elemen penting.</p>
<p>“Sebagian karya awal saya bisa menjadi pemicu lahirnya karya bersama, yang finishing akhirnya tetap berpulang pada olah cipta saya sebagai pelaku pameran,” ujar Made Budhiana yang pernah menampilkan eksibisi tunggal di The Northern Territory Museum of Art and Sciences, Darwin, Australia.</p>
<p>Pada acara pembukaan mendatang akan ditampilkan pergelaran kolaborasi antara Made Budhiana dengan komposer Wayan Gde Yudane. Pertunjukkan tersebut menyuguhkan suatu kolaborasi antara kekuatan visual dan dinamika musikal yang kemudian akan direspon selama pameran menjadi  karya cipta baru.</p>
<p>“Pameran Made Budhiana ini juga dirangkai dengan acara temu kritikus dan jurnalis yang akan berlangsung pada Kamis, 5 Januari 2011 pukul 18.30 wita,”  ungkap pekerja budaya di BBB, Juwitta Lasut didampingi Putu Aryastawa.</p>
<p>Made Budhiana lahir di Denpasar, Bali, 27 Maret 1959. Pernah berpameran tunggal maupun kolektif di Jerman, Switzerland, Singapura, Malaysia, Australia dan Belanda. Lulusan ISI Yogyakarta ini juga meraih beragam penghargaan, di antaranya ‘Best Painting’ Bali Art Award (1997), Pratisara Affandi Adhi Karya, ISI Yogyakarta (1985 and 1986), Poster Award, Departement of Education and Culture, Bali (1979).</p>
<p>Wayan Gde Yudane, lahir di Kaliungu, Denpasar, menghasilkan karya musik konser, teater, instalasi maupun film. Meraih penghargaan Melbourne Age Criticismsebagai Creative Excellent pada Festival Adelaide, Australia (2000) berkolaborasi dengan Paul Gabrowsky, dll. Tampil di Festival Jazz Wangarata, Australia (2001), keliling Eropa dengan Teater Temps Fort, Grup France and Cara Bali, juga Festival Munich dan La Batie. Karyanya: musik film ‘Sacred and Secret’ (2010), Laughing Water and Terra-Incognita, dan Arak (2004), serta sebagainya.</p>
<p>Pembukaan, Selasa, 20 Desember 2011, pukul 18.00 wita. Pameran berlangsung 21 Desember 2011 hingga 10 Januari 2012, pukul 10.00 – 18.00 wita. Temu Kritikus dan Jurnalis, Kamis, 5 Januari 2012, pukul 18.30 wita. Sepanjang pameran akan diselenggarakan aneka kegiatan seni sebagai proses bersama.</p>
<p>.</p>


<a href="http://twitter.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F" target="_blank" rel="nofollow" title="Twitter"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/twitter.png" alt="Twitter" title="Twitter" /></a>
<a href="http://del.icio.us/post?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F&amp;title=Art%2C+shit+%26+parashit" target="_blank" rel="nofollow" title="del.icio.us"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/delicious2.png" alt="del.icio.us" title="del.icio.us" /></a>
<a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F&amp;title=Art%2C+shit+%26+parashit" target="_blank" rel="nofollow" title="Digg"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/digg.png" alt="Digg" title="Digg" /></a>
<a href="http://facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F&amp;t=Art%2C+shit+%26+parashit" target="_blank" rel="nofollow" title="Facebook"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/facebook.png" alt="Facebook" title="Facebook" /></a>
<a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F&amp;title=Art%2C+shit+%26+parashit" target="_blank" rel="nofollow" title="linked-in"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/linkedin.png" alt="linked-in" title="linked-in" /></a>
<a href="http://buzz.yahoo.com/submit?submitUrl=Art%2C+shit+%26+parashit&amp;u=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F" target="_blank" rel="nofollow" title="Yahoo Buzz"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/yahoo.png" alt="Yahoo Buzz" title="Yahoo Buzz" /></a>
<a href="http://stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F20%2Fart-shit-parashit%2F&amp;title=Art%2C+shit+%26+parashit&amp;newcomment=Art%2C+shit+%26+parashit" target="_blank" rel="nofollow" title="StumbleUpon"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/su.png" alt="StumbleUpon" title="StumbleUpon" /></a>



]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayipbali.com/2011/12/20/art-shit-parashit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Yes) It&#8217;s Not Easy Being Green</title>
		<link>http://www.ayipbali.com/2011/12/04/yes-its-not-easy-being-green/</link>
		<comments>http://www.ayipbali.com/2011/12/04/yes-its-not-easy-being-green/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 11:58:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ayip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Work n Play]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayipbali.com/?p=1452</guid>
		<description><![CDATA[on June 10, 2011 Aart and Paula visit Wonderground exhibition and Popo Danes Architect’s office. They also sharing about their project “It’s not easy being Green” to some local designers. this presentation also as the closing of Wonderground exhibition. Aart and Paula show up some slides and tell stories from their trip on “It’s not [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>on June 10, 2011 Aart and Paula visit Wonderground  exhibition and  Popo Danes Architect’s office. They also sharing about their  project  “It’s not easy being Green” to some local designers. this presentation  also as the closing of Wonderground exhibition.</p>
<p>Aart and Paula show up some slides and tell stories from their trip  on “It’s not easy being green” in South America, Australia and New  Zealand. After Bali, they plan to go to Asean countries via Singapore.</p>
<p>It’s Not Easy Being Green is a  project initiated by Aart van  Bezooyen and Paula Raché, a  Dutch-German design couple living and  working in Hamburg, Germany. The two designers traveling around the  world in 184 days. The  project is During six months they are offering  inspiring lectures and materials  workshops to explore the practice of  sustainability by meeting,  discussing and working with local creatives.</p>
<p><em>Aart van Bezooyen</em> is an optimist and motivator for materials in design. He founded <a href="http://www.materialstories.com/" target="_blank">Material Stories</a> (2005) that inspires and enables the best use of materials to make   design more competitive, creative and sustainable. Aart writes for   international design magazines and is design teacher at several design   schools in Europe.</p>
<p><em>Paula Raché</em> is a designer with organizational talent and   loves to draw. This colorful character was born in Berlin and enjoyed   work experience in graphic, packaging and exhibition design. She   conducts workshops with Aart, because they both believe in the   willingness and ability of young designers to create a better future.</p>
<p>you can reach them at <a rel="nofollow" href="http://www.itsnoteasybeinggreen.net/" target="_blank">www.itsnoteasybeinggreen.net</a></p></blockquote>
<p>And here is the story of their trip excerpt from <a title="Core 77" href="http://www.core77.com/blog/education/its_not_easy_being_green_bali_time_21207.asp" target="_blank">Core77 &#8211; A leading design online magazine</a></p>
<p><strong><em>Wonderground</em> Exhibition</strong><br />
In Bali&#8217;s crowded capital Denpasar, we visited the <a href="http://www.nafka.asia/happening/its-not-easy-being-green-visit-wonderground/" target="_blank"><em>Wonderground</em> exhibition</a> where initiator Arief &#8216;Ayip&#8217; Budiman explained that the exhibition  brought together the works of 18 artists and designers from Bandung,  Jakarta, Yogyakarta and Bali. The exhibition demonstrates prototypes for  a more sustainable future featuring ideas and products made from waste  or organic materials.</p>
<p><img src="http://www.core77.com/blog/images/2011/11/bali-exhibit.JPG" alt="bali-exhibit.JPG" width="468" height="312" /><small><em><br />
Wonderground exhibition: Smile Stool made from waste wood by Fitorio Leksono</em></small></p>
<p><img src="http://s3files.core77.com/blog/images/2011/11/bali-exhibition2.jpeg" alt="bali-exhibition2.jpeg" width="468" height="311" /><small><em><br />
Wonderground exhibition: Mushroom inspired floor lamps made of reused glass by Desain9</em></small></p>
<p>David Berman, who presented his book <a href="http://www.davidberman.com/social/dogood.php" target="_blank"><em>Do Good Design</em></a>,  was one of the international speakers that supported the exhibition  with a series of lectures and events. Also we were happy to share our  experiences and sustainable solutions discovered in South-America, New  Zealand and Australia. It was a great experience to do our slideshow  presentation in the middle of a beautiful garden. Based on location  alone, this was definitely our greenest talk so far.</p>
<p><img src="http://s3files.core77.com/blog/images/2011/11/bali-lecture.jpg" alt="bali-lecture.jpg" width="468" height="312" /><small><em><br />
Wonderground exhibition: Open air lecture at the beautiful site of Balinese architect Popo Danes</em></small></p>
<p><strong> </strong></p>


<a href="http://twitter.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F" target="_blank" rel="nofollow" title="Twitter"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/twitter.png" alt="Twitter" title="Twitter" /></a>
<a href="http://del.icio.us/post?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F&amp;title=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green" target="_blank" rel="nofollow" title="del.icio.us"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/delicious2.png" alt="del.icio.us" title="del.icio.us" /></a>
<a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F&amp;title=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green" target="_blank" rel="nofollow" title="Digg"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/digg.png" alt="Digg" title="Digg" /></a>
<a href="http://facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F&amp;t=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green" target="_blank" rel="nofollow" title="Facebook"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/facebook.png" alt="Facebook" title="Facebook" /></a>
<a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F&amp;title=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green" target="_blank" rel="nofollow" title="linked-in"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/linkedin.png" alt="linked-in" title="linked-in" /></a>
<a href="http://buzz.yahoo.com/submit?submitUrl=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green&amp;u=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F" target="_blank" rel="nofollow" title="Yahoo Buzz"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/yahoo.png" alt="Yahoo Buzz" title="Yahoo Buzz" /></a>
<a href="http://stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fwww.ayipbali.com%2F2011%2F12%2F04%2Fyes-its-not-easy-being-green%2F&amp;title=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green&amp;newcomment=%28Yes%29+It%27s+Not+Easy+Being+Green" target="_blank" rel="nofollow" title="StumbleUpon"><img src="http://www.ayipbali.com/wp-content/plugins/wp-most-simple-social-bookmarks/images/su.png" alt="StumbleUpon" title="StumbleUpon" /></a>



]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayipbali.com/2011/12/04/yes-its-not-easy-being-green/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

